Senin, 02 Desember 2013

Dudi dengan SMK



01 Senin, 25 November 2013
Siswa diberikan pengarahan agar dapat menjadi pengusaha atau berwirausha. Siswa dapat diarahkan untuk melihat peluang-peluang usaha yang dapat dikembangkan, sesuai dengan kompetensi dan keminatan siswa.

02 Selasa, 26 November 2013 
Siswa dapat mengembangkan usaha atau industri ekonomi kreatif. Siswa dapat mengembangkan usaha yang sudah ada dengan kreativitas yang berbeda. Siswa dapat membuat kreasi-kreasi dari usaha yang sudah  ada. Masalah permodalan dapat disikapi dengan ekonomi kreatif. Siswa dapat memulai usaha mikro dengan modal yang kecil. Siswa dapat memanfaatkan hal-hal yang tak dimanfaatkan, yang sesungguhnya dapat dimanfaatkan. Membangun kepercayaan konsumen terhadap pelayanan, produk yang ditawarkan
Bursa Kerja
Siswa dapat meningkatkan kompetensi agar dapat bersaing dalam dunia kerja
Membuka peluang kepada siswa untuk bekerja di bidang formal, menjadi pegawai, dapat pula berwirausaha sendiri
Sekolah dapat membuka jurusan-jurusan yang menjadi primadona yang dapat diterima dalam dunia kerja
  
Tanya Jawab:
Pertanyaan:
“Bagaimana cara sekolah bekerjasama dengan dunia kerja dalam melakukan kemitraan, dan apa saja yang dapat dilakukan disnaker dalam memfasilitasi sekolah dalam hal ini siswa yang telah lulus dalam mencari kerja?”
Jawaban:
Hal-hal yang akan dilaksanakan Disnaker:
Membuat bursa kerja khusus untuk siswa SMK
Membangun komunkasi dengan dunia usaha dan industri dalam mencari data tentang kebutuhan apa yang diperlukan oleh dunia usaha atau industri tersebut
Memberitahukan sekolah jika ada pameran, expo bursa kerja
Disnaker akan mengundang dalam ajang ASC (Asean School Competetion)
Mengundang pelajar untung mengitkuti pelatihan ke Jepang
Meningkatkan dan mengembangkan BLK agar dapat dapat meningkatkan potensi tenaga kerja
Mempersiapkan dan melatih instruktur yang handal agar dapat melatih pencari kerja dan dapat mencetak tenaga kerja yang berkualitas

Pertanyaan:
“Mengapa tidak difokuskan kepada tenaga kerja lokal/dalam daerah Samarinda (Kaltim),jangan di utamakan tenaga asing?”
Jawaban:
Bukan tidak difokuskan, hanya minat tenaga kerja lokal yang kurang 

Pertanyaan:
“Apa saja usaha konkrit yang telah dilksanakan Disnaker dan Bagaimana cara disnaker menumbuhkembangkan minat tenaga kerja lokal agar tertarik dengan?”
Jawaban:
Mengikuti pelatihan kewirausahaan
Disnaker bekerjasama dengan perusahaan untuk melatih kewirausahaan
Melaksanakan padat karya produktif dan infrastruktur
Membentuk Kelompok Tani
Pemagangan ke perusahaan
Disnaker membantu pembiayaan dalam hal kewirausahaan

Pertanyaan:
“Bagaimana usaha Disnaker dalam mempermudah perizinan bagi tenaga kerja Indonesia yang ingin bekerja di luar negeri?”
Jawaban: 
Tenaga kerja asing yang bekerja di Indonesia pada umumnya, segala surat-surat perizinan, dokumen dibuatkan oleh perusahaan yang mereka tempati. 

Pertanyaan:
"Apa yang dapat dilakukan Disnaker dalam menampung aspirasi tenaga kerja kontrak pada perusahaan?"
Jawaban:
Membuat Serikat Pekerja dalam menampung aspirasi tenaga kerja

03 
Rabu, 27 November 2013 
Prosedural dan proses kerjasama dunia usaha dengan kredit perbankan. Pada materi ini nara sumber  menjelaskan syarat-syarat/ Kriteria  yang harus dipenuhi dan ditepati oleh pengguna kredit bank   
Pengelolaan
Usaha yang dijalankan seharusnya dikelola dengan baik, dan mendapatkan hasil yang diinginkan. Agar bank dapat memberikan kredit kepada dunia usaha.

Tanya Jawab:
Pertanyaan:
"Apakah ada kredit tanpa agunan yang di tawarkan oleh bank?"
Jawaban:
Belum ada program kredit tanpa agunan yang ditawarkan Bank BPD 

Pertanyaan:
"Usaha-usaha apa saja yang dapat diberikan bantuan kredit usaha?"
Jawaban:
Semua usaha dapat dibiayai asal memenuhi syarat kelayakan
 
04
Kamis, 28 November 2013
PT.Tekom Indonesia:
Internet dapat kita manfaatkan sebagai peluang mendapatkan dan memperluas kesempatan berusaha

Tanya Jawab:
Pertanyaan:
"Apakah PT. Telkom dapat memfasilitasi internet kepada dunia pendidikan?"
Jawaban:
Telkom telah melaksanakan sebuah program BLC untuk memfasilitasi sekolah yang memang memerlukan bantuan penyediaan fasilistas tanpa melakukan pembayaran, tapi hanya dalam jangka waktu satu tahun

Pertanyaan:
"Bagaimana melakukan pengaduan terdahap gangguan jaringan?"
Jawaban:
Pengaduan langsung ke plaza telkom
 Internet tak terhubung, seharusnya pembayaran juga tidak terjadi

05
Jum’at 29 November 2013
Trakindo:
Cooperative Program (COOP)
Latar Belakang COOP:
Meningkatnya kebutuhan teknisi industri alat berat
Trakindo bekerjasama dengan dunia pendidikan, menjalin kerjasama dengan beberapa SMK yang ada di Indonesia. Khusus di Samarinda yakni bekerja sama dengan SMKN 6 Samarinda. Trakindo memiliki program dan kurikulum yang pelaksaanaannya selalu diawasi. Guru yang memberikan materi akan dibina oleh Trakindo melalui program pelatihan. Trakindo juga mengadakan kompetisi keterampilan alat berat pada siswa SMK dan Lokakarya
Motto: Pelayanan Perusahaan Pelanggan
Pak Met (pendiri)
Carter Pilar Sentiong Jakarta 1930
Sudah empat puluh tahun trakindo berdiri
Perkebunan, Pertambangan, minyak gas alam
Menyediakan kesempatan bekerja yang layak dan berkualitas dan bertaraf internasional

Tanya Jawab:
Pertanyaan:
"Mengapa hanya sekolah negeri tapi swasta tidak diikutsertakan?"
Jawaban:
Pendidkan yang dilakukan oleh Trakindo bertujuan membantu pemerintah meningkatkan pendidikan, karena swasta dianggap sekolah yang mandiri. Tidak menutup kemungkinan  kerjasama dengan sekolah swasta

Pertanyaan: 
"Mengapa Trakindo tidak menjalin kerjasama dengan sekolah-sekolah lain yang membuka jurusan alat berat?"
Jawaban:
Karena tidak ada kesinambungan, dan tidak ada memonitor langsung. Guru selalu didampingi pihak Trakindo karena masih kurangpercaya diri.

Saran
Membuka kelas pelatihan untuk guru swasta yang berasal dari sekolah-sekolah yang membuka jurusan alat berat, karena banyak yang bukan karena minat tapi karena tuntutan

Pertanyaan:
"Pada siswa kami magang ke Trakindo harus ada orang dalam?"
Jawaban:
Bukan ada orang dalam tetapi, karena surat yang masuk banyak

Saran:
Seharusnya ada pembagian jatah kuota, bagi sekolah yang sudah pernah mengajukan diberikan kesempatan kepada sekolah yang belum pernah agar seluruh sekolah khususnya di Samarinda bisa menjalin kerjasama ketika siswa magang

Tidak ada komentar:

Posting Komentar