Jumat, 29 November 2013

Tabrak Lari

Aku tak tau, aku tak mengerti mengapa begitu banyak orang yang tega menyakiti. Ia hanya seorang ibu ahli terapi mencari uang demi sesuap nasi. Coba bayangkan bila ini terjadi pada ibu kalian orang tua kandung kalian sendiri. Ia terduduk di tengah jalan yang sunyi setelah ditabrak lari. Memang sungguh tega pengendara sepeda motor itu. Namun Tuhan begitu adil, pemuda yang membawa mobil itu, memberhentikan kendaraannya. Ia dengan sigap membantu ibu yang ditabrak lari. Ia yang menyaksikan kejadian tabrak lari itu. Ia membantu ibu berdiri ke pinggir jalan, dan menenangkan beliau. Sejenak pemuda itu pergi, Ku segera menghampiri sang ibu, tetap ku berada di atas motorku, ku hanya bisa mendampingi dan memerhatikan dan menanyakan kondisi ibu, untung saja kondisi beliau baik-baik saja. Pemuda itu memang begitu mulia, ia segera mengambil sebotol aqua dan mempersilahkan ibu meminumnya sehingga kondisi beliau bisa sedikit membaik. Ibu ahli terapi itu tinggal dengan keluarga angkatnya,di sekitar jalan Tarmidi (kalau tidak salah penyebutannya). Setelah itu ku mencoba menawarkan bantuan pada ibu untuk mengantarkannya pulang. Ku hanya bisa membantu mengantarkan ibu itu ke rumahnya saja, dan semoga ibu itu baik-baik saja. Semoga kita sebagai pengendara bisa selalu berhati-hati dan bagi penabraknya bisa tersadarkan. (semoga tulisan ini bisa terbaca hingga kepada pelaku tabrak lari yang tak bertanggung jawab itu)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar