Jumat, 27 Desember 2013

Kesendirian

        Bentuk ujian kesabaran yang sering ku lakukan ialah MENUNGGU. Menunggu kedatangannya, kehadirannya, atau bahkan sekedar menunggu kabar tentang dirinya. Ku coba selalu sabar menunggu, untuk sebuah kepastian. Ku menunggu hal yang pasti tak jadi masalah. Tapi menantikan ketidakpastian merupakan masalah besar bagi ku. Berjam-jam ku menantikan dirinya tetapi ia belum datang juga. Ku hanya mendapat harapan semu tak berujung tak berakhir. Akankah ia datang menghampiri ku, menemaniku dalam hari-hari sepi ku. Terkadang ku berfikir apakah Tuhan tak adil terhadap hidup ku ini. Ribuan pil pahit kekecewaan selalu kuteguk tanpa ada penawarnya.
         Selalu sendiri...renang sore pun sendiri lagi. Di keramaian orang ku merasa sepi. Tak ada teman penghibur hati. Apakah ku harus lebih berkaca diri. Penantian ku hanyalah sebuah mimpi. Kekasih pun hanya sebentar lalu pergi. Sungguh senyap hari-hari yang ku lalui. Sesenyap kesunyian yang mengundang berjuta arti. Mereka yang kini telah jauh pergi akankah berganti dia yang menghampiri. Akankah ku bisa bersama mereka atau kah dia tuk menyambut mentari pagi.
          Kesendirian tak selamanya baik untuk diri ini. Ku perlu penghibur hati di kala penat menghujam diri. Kepenatan dalam keseharian, kejenuhan dalam menajalani skenario kehidupan.  Kata mereka yang punya pasangan: "Mending gak punya pasangan, kalau mau ke sini didampingi, ke situ diikuti, semua privasi tak akan ada lagi" "Waduhh...membuat ku kembali mengulang pemikiran ini. Apakah ku harus berdiam diri seperti ini. Ataukah kan kucari pendamping hidup ini agar pecah semua kesunyian yang selalu ku rasakan.

Kamis, 19 Desember 2013

Pemuda islam harapan bangsa, menghargai budaya bangsa

“Tahukah anda,  ibu kota provinsi Kalimantan Timur??? Ya ,,,,tentu Samarinda, jawabannya….”
                Seluruh siswa yang berada di kota Samarinda, seharusnya mengetahui asal usul kota yang mereka tempati sekarang ini. Namun pada kenyataannya, tak banyak yang mengetahui dan memahami asal usul kota Samarinda. “Tak kenal maka tak sayang”, pepatah itu tepat menggambarkan keadaan dan perilaku siswa saat ini, yang tak kenal asal usul, sejarah berdirinya kota mereka. Sejarah berdirinya kota Samarinda merupakan bagian terkecil dari sejarah bangsa ini. Segala hal berawal dari hal terkecil, oleh karena itu dapat kita katakan dengan mengenal, mengetahui dan memahami sejarah kota Samarinda, dapat disebut siswa yang cinta dan peduli akan sejarah bangsa.
SMK TI Labbaika mengapresiasi sejarah bangsa melalui kegiatan pengenalan sejarah kota Samarinda dan ziarah ke Makam La Mohang Daeng Mangkona (Pendiri Kota Samarinda). Kegiatan yang telah dilaksanakan pada Selasa, 22 Oktober 2013, sangat bermanfaat bagi siswa SMK TI Labbaika khususnya siswa kelas X dan XI yang menjadi sasaran kegiatan.  
"Nah,supaya pembaca lebih mengerti lagi tentang seluk beluk kota Samarinda, beserta peninggalan bersejarah, mari kita simak paparan yang di samapaikan Suci Ashliani (Siswa Kelas X SMK TI Labbaika)":

Sejarah Samarinda
                Pada tahun 1965, kerajaan Gowa pecah karena adanya penjajahan Belanda yang menyerang Makassar dan daerah laut. Akhirnya kerajaan Gowa dapat dikalahkan dan Sultan Hasanuddin terpaksa menandatangani perjanjian yang dikenal dengan perjanjian Bongaya pada tanggal 18 November  1667. Kemudian, sebagian orang-orang bugis dari kerajaan Gowa yang tidak mau tunduk dan patuh terhadap isi perjanjian Bongaya tersebut mereka tetap meneruskan perjuangan dan perlawanan melawan Belanda. Ada yang hijrah ke pulau-pulau diantaranya ada yang hijrah ke daerah Kesultanan Kutai, yaitu rombongan yang dipimpin oleh La Mohang Daeng Mangkona (bergelar  Pua Apo yang pertama). Kemudian ia meminta izin ke Sultan Kutai, kedatangan ini disambut baik oleh Sultan Kutai.
                Atas kesepakatan dan perjanjian oleh Raja Kutai rombongan tersebut diberikan lokasi sekitar kampung “tidak tahu nama kampungnya”  suatu daerah rendah yang baik untuk usaha pertanian, perikanan, dan perdagangan. Semua rombongan tersebut memilih Daerah sekitar Muara Karang Mumus tetapi daerah ini menimbulkan kesulitan karena daerah berarus putar (berulak). Selain itu dengan latar belakang gunung-gunung.
                Sekitar tahun 1668, Sultan Kerajaan Kutai memerintahkan Pua Ado bersama pengikutnya membuka perkampungan di tanah rendah. Sultan Kutai memberi nama perkampungan itu dengan nama “Sama Rendah” yang berarti agar semua penduduk berderajat sama. Tidak ada perbedaan antara suku Bugis, Banjar, Kutai, dan suku lainnya. Diperkirakan dari istilah inilah dinamakan Samarinda atau lama-kelamaan ejaannya menjadi Samarinda. Hari jadi Kota Samarinda ditetapkan pada tanggal 21 Januari 1668.

Mesjid Shiratal Mustaqiem
                Mesjid Shiratal Mustaqiem adalah mesjid tertua di Kota Samarinda, tepatnya dikelurahan Mesjid. Mesjid yang dibangun pada tahun 1881 ini pernah menjadi pemenang ke-2 dalam Festval Mesjid-mesjid bersejarah  di Indonesia pada tahun 2003. Mesjid ini didirikan oleh Pangeran Bendahara. Ada yang menarik dari kisah dibalik usaha pendirian 4 tiang utama dan itu sulit untuk dilakukan “ujar Pak Amirullah yang memberikan materi kemarin”. Tiba-tiba mereka didatangi seorang perempuan yang tidak diketahui namanya tersebut, ia langsung menawarkan bantuan setelah di setujui tawarannya ia meminta syarat supaya mereka kembali pada saat Sholat subuh.hingga akhirnya mereka dikejutkan dengan posisi 4 tiang ulin yang sudah terpasang tegak lurus. Diketahui 4 tiang ulin tersebut diambil dari 4 kampung, diantaranya kampung karang Mumus, Kutai lama, Loa Haur, dan Dondang.
                Masjid Shiratal Mustaqiem memiliki luas banguna 625m2. Meski beberapa kali mengalami perombakkan ulang. Namun, bangunannya tidak mengalami perubahan. Mesjid ini pernah di rehabilitasi oleh Walikota Samarinda Achmad Amins. Mesjjid ini termasuk benda-benda bersejarah yang dilidungi.
                Mesjid ini juga memiliki tiang menara, umurnya selisih seratus tahun setelah bangunan mesjid dibangun. Dibangun oleh arsitek berkebangsaan Belanda yang bernama Henry. Menara itu berdiri tepat dibelakang Mesjid.

                                                                                           ® Karya Suci Ashilliani Kursani X A

Selasa, 17 Desember 2013

Jujur atau Dusta?

Jujur atau Dusta? Dua hal yang sering kita lakukan. Banyak hal mengapa kita melakukannya. Katanya sih...kalau kita banyak berdusta atau berbohong maka banyak pula dosanya, eit...tunggu dulu sebelum menghakimi sesuatu. Tidak selamanya kita harus bertindak jujur, ada kalanya kita berdusta atau berbohong. Apalagi berdusta demi kemaslahatan orang lain dan umum. Tapi tahu kah anda dusta yang bagaimana? Pada situasi tertentu kita boleh berdusta. Situasi yang diperbolehkan berdusta menurut agama Islam, yaitu: mendamaikan antar sesama manusia, mendapatkan ridho istri, situasi peperangan, mempertahankan keimanan.

Mendamaikan antar sesama maksudnya adalah berbohong untuk mendamaikan kedua kubu yang sedang berseteru. Sebagai contoh: si A sedang berseteru dengan si B, kemudian datang si C yang mengetahui tentang permasalahan tersebut, dan si C mengatakan (dengan bohong) kepada A tentang B, yang membuat A ridha dan mau memaafkan kesalahan B, dan sebaliknya. Semua itu C lakukan demi mendamaikan perseteruan tersebut.

Mendapatkan ridho istri maksudnya adalah bohongnya suami untuk menampakkan rasa cinta dan kasih kepada istrinya, memuji-muji kecantikan istri, gombal dan lainnya yang bertujuan demi lestarinya kerukunan dan keharmonisan dalam rumah tangga. Sehingga sang istripun merasa senang dan tersipu malu dan tenang saat bersama dengan suami. Akhirnya terjalin keluarga yang harmonis dan penuh canda tawa antar suami-istri.

Namun yang harus diperhatikan disini adalah larangnya bohong yang bisa meninggalkan kewajiban, mengambil hak istri ataupun sang suami tidak bertanggungjawab terhadap istrinya. Maka yang seperti ini sangat dilarang.

Situasi peperangan, contohnya adalah berbohong dalam bersiasat atau membuat strategi perang dengan berpura-pura menunjukkan kekuatan perang yang lebih besar dst. Namun berbohong untuk mengingkari sebuah perjanjian perang tidak diperbolehkan.

Mempertahankan keimanan (Qoulul Ikrah), contohnya adalah kisah yang menimpa Ammar Yassir yang terpaksa mengaku kembali menyembah berhala saat dia disiksa dan selepas melihat ibunya Sumayyah dan bapaknya, mati ditikam Abu Jahal karena mempertahankan akidah. Rasulullah SAW ketika ditanya mengenai kedudukan Ammar selepas itu, menyatakan bahwa Ammar tetap terpelihara akidahnya karena dia dipaksa berbuat begitu dan hal itu di luar keinginan hatinya.

Nah...sobat semua sudah tau kan berdusta yang bagaimana yang diperbolehkan menurut agama Islam. Untuk lebih jelasnya sobat dumay bisa kunjungi web:http://www.solusiislam.com/2013/01/tidak-semua-kebohongan-itu-dosa.html

Jumat, 13 Desember 2013

Keluarga Yang Penuh Makna Takwa

"Apakah Masih Ada Ibrahim-Ibrahim Masa Kini Yang Masih Mau Mendengar Saran Dari Anak-anaknya,tak Egois, Tak Memaksakan Kehendak Hatinya, Masih Adakah Ismail Yang Taat Dan Tunduk Patuh Pada Perintah Ayahnya, Dan Akankah Ada Siti Hajar Yang Rela Dan Ikhlas Mengorbankan Anak Yang Dicintainya, Sebuah Pelajaran Keluarga Yang Penuh Makna Takwa"

Senin, 02 Desember 2013

Dudi dengan SMK



01 Senin, 25 November 2013
Siswa diberikan pengarahan agar dapat menjadi pengusaha atau berwirausha. Siswa dapat diarahkan untuk melihat peluang-peluang usaha yang dapat dikembangkan, sesuai dengan kompetensi dan keminatan siswa.

02 Selasa, 26 November 2013 
Siswa dapat mengembangkan usaha atau industri ekonomi kreatif. Siswa dapat mengembangkan usaha yang sudah ada dengan kreativitas yang berbeda. Siswa dapat membuat kreasi-kreasi dari usaha yang sudah  ada. Masalah permodalan dapat disikapi dengan ekonomi kreatif. Siswa dapat memulai usaha mikro dengan modal yang kecil. Siswa dapat memanfaatkan hal-hal yang tak dimanfaatkan, yang sesungguhnya dapat dimanfaatkan. Membangun kepercayaan konsumen terhadap pelayanan, produk yang ditawarkan
Bursa Kerja
Siswa dapat meningkatkan kompetensi agar dapat bersaing dalam dunia kerja
Membuka peluang kepada siswa untuk bekerja di bidang formal, menjadi pegawai, dapat pula berwirausaha sendiri
Sekolah dapat membuka jurusan-jurusan yang menjadi primadona yang dapat diterima dalam dunia kerja
  
Tanya Jawab:
Pertanyaan:
“Bagaimana cara sekolah bekerjasama dengan dunia kerja dalam melakukan kemitraan, dan apa saja yang dapat dilakukan disnaker dalam memfasilitasi sekolah dalam hal ini siswa yang telah lulus dalam mencari kerja?”
Jawaban:
Hal-hal yang akan dilaksanakan Disnaker:
Membuat bursa kerja khusus untuk siswa SMK
Membangun komunkasi dengan dunia usaha dan industri dalam mencari data tentang kebutuhan apa yang diperlukan oleh dunia usaha atau industri tersebut
Memberitahukan sekolah jika ada pameran, expo bursa kerja
Disnaker akan mengundang dalam ajang ASC (Asean School Competetion)
Mengundang pelajar untung mengitkuti pelatihan ke Jepang
Meningkatkan dan mengembangkan BLK agar dapat dapat meningkatkan potensi tenaga kerja
Mempersiapkan dan melatih instruktur yang handal agar dapat melatih pencari kerja dan dapat mencetak tenaga kerja yang berkualitas

Pertanyaan:
“Mengapa tidak difokuskan kepada tenaga kerja lokal/dalam daerah Samarinda (Kaltim),jangan di utamakan tenaga asing?”
Jawaban:
Bukan tidak difokuskan, hanya minat tenaga kerja lokal yang kurang 

Pertanyaan:
“Apa saja usaha konkrit yang telah dilksanakan Disnaker dan Bagaimana cara disnaker menumbuhkembangkan minat tenaga kerja lokal agar tertarik dengan?”
Jawaban:
Mengikuti pelatihan kewirausahaan
Disnaker bekerjasama dengan perusahaan untuk melatih kewirausahaan
Melaksanakan padat karya produktif dan infrastruktur
Membentuk Kelompok Tani
Pemagangan ke perusahaan
Disnaker membantu pembiayaan dalam hal kewirausahaan

Pertanyaan:
“Bagaimana usaha Disnaker dalam mempermudah perizinan bagi tenaga kerja Indonesia yang ingin bekerja di luar negeri?”
Jawaban: 
Tenaga kerja asing yang bekerja di Indonesia pada umumnya, segala surat-surat perizinan, dokumen dibuatkan oleh perusahaan yang mereka tempati. 

Pertanyaan:
"Apa yang dapat dilakukan Disnaker dalam menampung aspirasi tenaga kerja kontrak pada perusahaan?"
Jawaban:
Membuat Serikat Pekerja dalam menampung aspirasi tenaga kerja

03 
Rabu, 27 November 2013 
Prosedural dan proses kerjasama dunia usaha dengan kredit perbankan. Pada materi ini nara sumber  menjelaskan syarat-syarat/ Kriteria  yang harus dipenuhi dan ditepati oleh pengguna kredit bank   
Pengelolaan
Usaha yang dijalankan seharusnya dikelola dengan baik, dan mendapatkan hasil yang diinginkan. Agar bank dapat memberikan kredit kepada dunia usaha.

Tanya Jawab:
Pertanyaan:
"Apakah ada kredit tanpa agunan yang di tawarkan oleh bank?"
Jawaban:
Belum ada program kredit tanpa agunan yang ditawarkan Bank BPD 

Pertanyaan:
"Usaha-usaha apa saja yang dapat diberikan bantuan kredit usaha?"
Jawaban:
Semua usaha dapat dibiayai asal memenuhi syarat kelayakan
 
04
Kamis, 28 November 2013
PT.Tekom Indonesia:
Internet dapat kita manfaatkan sebagai peluang mendapatkan dan memperluas kesempatan berusaha

Tanya Jawab:
Pertanyaan:
"Apakah PT. Telkom dapat memfasilitasi internet kepada dunia pendidikan?"
Jawaban:
Telkom telah melaksanakan sebuah program BLC untuk memfasilitasi sekolah yang memang memerlukan bantuan penyediaan fasilistas tanpa melakukan pembayaran, tapi hanya dalam jangka waktu satu tahun

Pertanyaan:
"Bagaimana melakukan pengaduan terdahap gangguan jaringan?"
Jawaban:
Pengaduan langsung ke plaza telkom
 Internet tak terhubung, seharusnya pembayaran juga tidak terjadi

05
Jum’at 29 November 2013
Trakindo:
Cooperative Program (COOP)
Latar Belakang COOP:
Meningkatnya kebutuhan teknisi industri alat berat
Trakindo bekerjasama dengan dunia pendidikan, menjalin kerjasama dengan beberapa SMK yang ada di Indonesia. Khusus di Samarinda yakni bekerja sama dengan SMKN 6 Samarinda. Trakindo memiliki program dan kurikulum yang pelaksaanaannya selalu diawasi. Guru yang memberikan materi akan dibina oleh Trakindo melalui program pelatihan. Trakindo juga mengadakan kompetisi keterampilan alat berat pada siswa SMK dan Lokakarya
Motto: Pelayanan Perusahaan Pelanggan
Pak Met (pendiri)
Carter Pilar Sentiong Jakarta 1930
Sudah empat puluh tahun trakindo berdiri
Perkebunan, Pertambangan, minyak gas alam
Menyediakan kesempatan bekerja yang layak dan berkualitas dan bertaraf internasional

Tanya Jawab:
Pertanyaan:
"Mengapa hanya sekolah negeri tapi swasta tidak diikutsertakan?"
Jawaban:
Pendidkan yang dilakukan oleh Trakindo bertujuan membantu pemerintah meningkatkan pendidikan, karena swasta dianggap sekolah yang mandiri. Tidak menutup kemungkinan  kerjasama dengan sekolah swasta

Pertanyaan: 
"Mengapa Trakindo tidak menjalin kerjasama dengan sekolah-sekolah lain yang membuka jurusan alat berat?"
Jawaban:
Karena tidak ada kesinambungan, dan tidak ada memonitor langsung. Guru selalu didampingi pihak Trakindo karena masih kurangpercaya diri.

Saran
Membuka kelas pelatihan untuk guru swasta yang berasal dari sekolah-sekolah yang membuka jurusan alat berat, karena banyak yang bukan karena minat tapi karena tuntutan

Pertanyaan:
"Pada siswa kami magang ke Trakindo harus ada orang dalam?"
Jawaban:
Bukan ada orang dalam tetapi, karena surat yang masuk banyak

Saran:
Seharusnya ada pembagian jatah kuota, bagi sekolah yang sudah pernah mengajukan diberikan kesempatan kepada sekolah yang belum pernah agar seluruh sekolah khususnya di Samarinda bisa menjalin kerjasama ketika siswa magang