01 Senin, 25 November 2013
Siswa diberikan pengarahan agar dapat menjadi pengusaha atau
berwirausha. Siswa dapat diarahkan untuk melihat peluang-peluang usaha yang
dapat dikembangkan, sesuai dengan kompetensi dan keminatan siswa.
02 Selasa, 26 November 2013
Siswa dapat mengembangkan usaha atau industri ekonomi kreatif.
Siswa dapat mengembangkan usaha yang sudah ada dengan kreativitas yang berbeda.
Siswa dapat membuat kreasi-kreasi dari usaha yang sudah ada. Masalah
permodalan dapat disikapi dengan ekonomi kreatif. Siswa dapat memulai usaha
mikro dengan modal yang kecil. Siswa dapat memanfaatkan hal-hal yang tak
dimanfaatkan, yang sesungguhnya dapat dimanfaatkan. Membangun kepercayaan
konsumen terhadap pelayanan, produk yang ditawarkan
Bursa Kerja
Siswa dapat meningkatkan kompetensi agar dapat bersaing
dalam dunia kerja
Membuka peluang kepada siswa untuk bekerja di bidang formal,
menjadi pegawai, dapat pula berwirausaha sendiri
Sekolah dapat membuka jurusan-jurusan yang menjadi primadona
yang dapat diterima dalam dunia kerja
Tanya Jawab:
Pertanyaan:
“Bagaimana cara sekolah bekerjasama dengan dunia kerja dalam
melakukan kemitraan, dan apa saja yang dapat dilakukan disnaker dalam
memfasilitasi sekolah dalam hal ini siswa yang telah lulus dalam mencari
kerja?”
Jawaban:
Hal-hal yang akan dilaksanakan Disnaker:
Membuat bursa kerja khusus untuk siswa SMK
Membangun komunkasi dengan dunia usaha dan industri dalam
mencari data tentang kebutuhan apa yang diperlukan oleh dunia usaha atau
industri tersebut
Memberitahukan sekolah jika ada pameran, expo bursa kerja
Disnaker akan mengundang dalam ajang ASC (Asean School
Competetion)
Mengundang pelajar untung mengitkuti pelatihan ke Jepang
Meningkatkan dan mengembangkan BLK agar dapat dapat
meningkatkan potensi tenaga kerja
Mempersiapkan dan melatih instruktur yang handal agar dapat
melatih pencari kerja dan dapat mencetak tenaga kerja yang berkualitas
Pertanyaan:
“Mengapa tidak difokuskan kepada tenaga kerja lokal/dalam
daerah Samarinda (Kaltim),jangan di utamakan tenaga asing?”
Jawaban:
Bukan tidak difokuskan, hanya minat tenaga kerja lokal yang
kurang
Pertanyaan:
“Apa saja usaha konkrit yang telah dilksanakan Disnaker dan
Bagaimana cara disnaker menumbuhkembangkan minat tenaga kerja lokal agar
tertarik dengan?”
Jawaban:
Mengikuti pelatihan kewirausahaan
Disnaker bekerjasama dengan perusahaan untuk melatih
kewirausahaan
Melaksanakan padat karya produktif dan infrastruktur
Membentuk Kelompok Tani
Pemagangan ke perusahaan
Disnaker membantu pembiayaan dalam hal kewirausahaan
Pertanyaan:
“Bagaimana usaha Disnaker dalam mempermudah perizinan bagi
tenaga kerja Indonesia yang ingin bekerja di luar negeri?”
Jawaban:
Tenaga kerja asing yang bekerja di Indonesia pada umumnya,
segala surat-surat perizinan, dokumen dibuatkan oleh perusahaan yang mereka
tempati.
Pertanyaan:
"Apa yang dapat dilakukan Disnaker dalam menampung
aspirasi tenaga kerja kontrak pada perusahaan?"
Jawaban:
Membuat Serikat Pekerja dalam menampung aspirasi tenaga
kerja
03
Rabu, 27 November 2013
Prosedural dan proses kerjasama dunia usaha dengan kredit
perbankan. Pada materi ini nara sumber menjelaskan syarat-syarat/
Kriteria yang harus dipenuhi dan ditepati oleh pengguna kredit bank
Pengelolaan
Usaha yang dijalankan seharusnya dikelola dengan baik, dan
mendapatkan hasil yang diinginkan. Agar bank dapat memberikan kredit kepada
dunia usaha.
Tanya Jawab:
Pertanyaan:
"Apakah ada kredit tanpa agunan yang di tawarkan oleh
bank?"
Jawaban:
Belum ada program kredit tanpa agunan yang ditawarkan Bank
BPD
Pertanyaan:
"Usaha-usaha apa saja yang dapat diberikan bantuan
kredit usaha?"
Jawaban:
Semua usaha dapat dibiayai asal memenuhi syarat kelayakan
04
Kamis, 28 November 2013
PT.Tekom Indonesia:
Internet dapat kita manfaatkan sebagai peluang mendapatkan
dan memperluas kesempatan berusaha
Tanya Jawab:
Pertanyaan:
"Apakah PT. Telkom dapat memfasilitasi internet kepada
dunia pendidikan?"
Jawaban:
Telkom telah melaksanakan sebuah program BLC untuk
memfasilitasi sekolah yang memang memerlukan bantuan penyediaan fasilistas
tanpa melakukan pembayaran, tapi hanya dalam jangka waktu satu tahun
Pertanyaan:
"Bagaimana melakukan pengaduan terdahap gangguan
jaringan?"
Jawaban:
Pengaduan langsung ke plaza telkom
Internet tak terhubung, seharusnya pembayaran juga
tidak terjadi
05
Jum’at 29 November 2013
Trakindo:
Cooperative Program (COOP)
Latar Belakang COOP:
Meningkatnya kebutuhan teknisi industri alat berat
Trakindo bekerjasama dengan dunia pendidikan, menjalin
kerjasama dengan beberapa SMK yang ada di Indonesia. Khusus di Samarinda yakni
bekerja sama dengan SMKN 6 Samarinda. Trakindo memiliki program dan kurikulum
yang pelaksaanaannya selalu diawasi. Guru yang memberikan materi akan dibina
oleh Trakindo melalui program pelatihan. Trakindo juga mengadakan kompetisi
keterampilan alat berat pada siswa SMK dan Lokakarya
Motto: Pelayanan Perusahaan Pelanggan
Pak Met (pendiri)
Carter Pilar Sentiong Jakarta 1930
Sudah empat puluh tahun trakindo berdiri
Perkebunan, Pertambangan, minyak gas alam
Menyediakan kesempatan bekerja yang layak dan berkualitas
dan bertaraf internasional
Tanya Jawab:
Pertanyaan:
"Mengapa hanya sekolah negeri tapi swasta tidak
diikutsertakan?"
Jawaban:
Pendidkan yang dilakukan oleh Trakindo bertujuan membantu
pemerintah meningkatkan pendidikan, karena swasta dianggap sekolah yang mandiri.
Tidak menutup kemungkinan kerjasama dengan sekolah swasta
Pertanyaan:
"Mengapa Trakindo tidak menjalin kerjasama dengan
sekolah-sekolah lain yang membuka jurusan alat berat?"
Jawaban:
Karena tidak ada kesinambungan, dan tidak ada memonitor
langsung. Guru selalu didampingi pihak Trakindo karena masih kurangpercaya
diri.
Saran
Membuka kelas pelatihan untuk guru swasta yang berasal dari
sekolah-sekolah yang membuka jurusan alat berat, karena banyak yang bukan
karena minat tapi karena tuntutan
Pertanyaan:
"Pada siswa kami magang ke Trakindo harus ada orang
dalam?"
Jawaban:
Bukan ada orang dalam tetapi, karena surat yang masuk banyak
Saran:
Seharusnya ada pembagian jatah kuota, bagi sekolah yang
sudah pernah mengajukan diberikan kesempatan kepada sekolah yang belum pernah
agar seluruh sekolah khususnya di Samarinda bisa menjalin kerjasama ketika
siswa magang